manchester gay village
Monday, September 15, 2008

Tekun Sang Labah-labah
Sang labah-labah,
memanjat pohon jati,
menganyam sarang di dahan tinggi,
menungggu mangsa merapati,
untuk santapan pada hari ini.
Sang labah-labah,
bergayut lari,
bila hujan turun membasahi,
sarangnya musnah,
labah-labah gundah.
namun,
labah-labah tidak patah hati,
setelah hujan berhenti,
menganyam dengan tekun lagi,
sarangnya terbina kembali.
Tekunnya Sang Labah-labah,
memberi semangat kepadaku yang lemah,
agar lebih berusaha dengan tabah,
walau dugaan datang bertingkah.
-Azuna-
Posted at 06:42 am by azuna